Pada tahun 1444 H / 2023 M, Badan Koordinasi (Badko) TKA-TPA Kapanewon Kalasan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendukung keberlanjutan kegiatan pendidikan di TKA-TPA. Salah satu program yang dijalankan adalah penggalangan dana melalui penjualan kulit dan kepala hewan kurban yang diperoleh pada perayaan Idul Adha.
Latar Belakang Kegiatan
Hari Raya Idul Adha merupakan momen yang sangat penting dalam ajaran Islam, di mana umat Muslim yang mampu diwajibkan untuk berkurban sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah SWT dan juga wujud kepedulian sosial kepada sesama. Dalam rangka merayakan Idul Adha 1444 H, Badko TKA-TPA Kapanewon Kalasan melaksanakan kegiatan penggalangan dana dengan cara yang unik dan bermanfaat. Kulit dan kepala hewan kurban yang biasanya tidak dimanfaatkan langsung oleh penerima kurban, kali ini dikumpulkan oleh Badko TKA-TPA untuk dijual. Hasil dari penjualan kulit dan kepala hewan kurban ini digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan operasional Badko TKA-TPA, termasuk untuk kegiatan pendidikan, pembelian perlengkapan, serta dukungan kepada pengelola TKA-TPA di wilayah tersebut.
Proses Penggalangan Dana
Setelah proses penyembelihan hewan kurban, Badko TKA-TPA Kapanewon Kalasan menerima sumbangan berupa kulit dan kepala hewan kurban dari para peserta kurban. Kulit dan kepala ini dikumpulkan dan kemudian dijual ke pihak yang membutuhkan, seperti pengepul atau pedagang yang tertarik dengan barang tersebut. Hasil dari penjualan kulit dan kepala yang dilakukan terkumpul dana sebesar Rp 10.574.900. Dengan cara ini, Badko TKA-TPA dapat mengoptimalkan potensi yang ada untuk memperoleh dana tambahan guna mendukung kelangsungan kegiatan pendidikan TKA dan TPA di wilayah Kapanewon Kalasan.
Para pengurus Badko TKA-TPA bersama dengan masyarakat yang berpartisipasi turut serta dalam proses pengumpulan dan penjualan. Dana yang terkumpul dari penjualan kulit dan kepala hewan kurban kemudian dialokasikan untuk berbagai kebutuhan, seperti pembelian buku, alat tulis, serta peningkatan fasilitas pendidikan untuk anak-anak yang mengikuti kegiatan TKA-TPA di wilayah tersebut.
Pelaksanaan dan Hasil
Pada Hari Raya Idul Adha, setelah hewan kurban disembelih, proses penyaluran kulit dan kepala hewan kurban pun berjalan lancar. Masyarakat yang menyumbangkan kulit dan kepala hewan kurban merasa senang karena selain dapat berpartisipasi dalam ibadah kurban, mereka juga dapat mendukung keberlangsungan kegiatan pendidikan di TKA-TPA. Hasil dari penjualan kulit dan kepala hewan kurban tersebut cukup signifikan, memberikan dana yang sangat diperlukan oleh Badko TKA-TPA untuk pengembangan dan perbaikan fasilitas yang ada.
Kegiatan ini tidak hanya berdampak positif bagi Badko TKA-TPA, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga setempat yang terlibat dalam proses jual beli kulit dan kepala hewan kurban. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pemanfaatan segala sumber daya yang ada dalam mendukung kegiatan sosial dan pendidikan.
Dampak Positif bagi Badko TKA-TPA
Hasil dari penjualan kulit dan kepala hewan kurban ini sangat membantu Badko TKA-TPA dalam menjalankan berbagai program pendidikan, seperti memperbaiki sarana dan prasarana, memberikan beasiswa kepada siswa yang membutuhkan, serta menyelenggarakan berbagai kegiatan pembelajaran yang bermanfaat bagi anak-anak di Kapanewon Kalasan. Dengan adanya dana tambahan tersebut, Badko TKA-TPA semakin mampu memberikan pelayanan yang lebih baik bagi peserta didik dan masyarakat sekitar.
Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan kepada anak-anak TKA-TPA tentang pentingnya berbagi, serta bagaimana cara mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang ada untuk kebaikan bersama. Mereka juga belajar langsung mengenai nilai-nilai sosial, ekonomi, dan agama yang terkandung dalam ibadah kurban.
Secara keseluruhan, kegiatan penggalangan dana melalui penjualan kulit dan kepala hewan kurban yang dilaksanakan oleh Badko TKA-TPA Kapanewon Kalasan pada tahun 1444 H / 2023 M menunjukkan bahwa ibadah kurban tidak hanya terbatas pada pemotongan hewan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk tujuan sosial yang lebih luas. Melalui kegiatan ini, Badko TKA-TPA tidak hanya mendukung keberlanjutan pendidikan agama bagi anak-anak di Kapanewon Kalasan, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga dalam suasana gotong royong.
Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun, dengan peningkatan partisipasi dari seluruh masyarakat, sehingga lebih banyak manfaat yang dapat dirasakan bersama.






About the author